Penjelasan Mengenai Daya Tahan Tubuh

53 sec read

daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh masnusia mencapai puncaknya di usia 20-an dan perlahan tapi pasti mulai terjadi penurunan di usia 30-an. Hal tersbut diungkapkan oleh dr.Ir.Inggrid S.Waspodo,M.Sc.

Untuk mengatasinya, dibutuhkan suplemen bernutrisi lengkap seperti Royal Jellly, demikian diungkapkan oleh Dr.Alfred Vogel. Royal Jelly dapat meningkatkan vitalitas dan menjadikan kita awet muda, karena mampu meningkatkan aktivitas kelenjar endokrin.

Faktor penting yang mempengaruhi daya tahan tubuh:

Sistem kekebalan tubuh berfungsi mengidentifikasi dan membunuh penyebab menurunnya daya tahan tubuh, yang disebabkan oleh: bakteri, virus, cacing, bahkan sel tumor,dll.

Daya tahan tubuh (imunitas) dibagi menjadi 2 kelompok :

  • Imunitas seluler, dilakukan oleh sel fagosit Limfosit T Pembunuh, makrofag, dan Natural Killer Cell (NK Cell) yang menghancurkan penyebab secara langsung.
  • Imunitas humoral, dilakukan oleh sel Limfosit B melalui produksi antibodi yang sesuai dengan antigen penyebab.

Ada 3 jenis penyimpanan daya taha tubuh :

  • Autoimun : sistem kekebalan justru berbalik menyerang tubuh kita dengan cara yang sama sebagimana sistem tersebut menyerang penyebab. Contoh pada penyakit: Dm tipe 1, rhumatoid arhritis (radang sendi).
  • Alergi : sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara berlebihan untuk ransangan tertentu, seperti pada makanan, debu atau suatu jenis bulu binatang tertentu. Reaksi yang muncul pada seseorang dengan alergi debu dapat berupa hidung berlendir, mata berair, bersin, dll.
  • Penolakan terhadap oragan yang dicangkokkan ke dalam tubuh dari orang lain: Sistem kekebalan tubuh tidak dapat mengenali dengan benar sehingga malah menyerang organ atau jaringan tersebut.

Gejala penurunan daya tahan tubuh :

  • Mudah lelah, merasa kurang tenaga.
  • Sering sakit.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kulit tampak kusam.
  • Merasa cepat tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *