Waspada Serangan Nyamuk Demam Berdarah di Musim Pancaroba

2 min read

nyamuk demam berdarah

Indonesia kini tengah menghadapi peralihan musim atau sering disebut dengan musim pancaroba. Peralihan musim akan membuat udara di sekitar kita menjadi lebih lembap. Hal ini secara otomatis berpotensi meningkatkan siklus hidup nyamuk. Sistem reproduksi nyamuk akan mengalami perubahan yang menyebabkan semakin banyaknya nyamuk di lingkungan sekitar.

Saat siklus hidup nyamuk mengalami peningkatan, maka sekaligus akan menimbulkan ancaman demam berdarah bagi masyarakat. Oleh karena itu, demam berdarah menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di musim pancaroba. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan agar terhindar dari serangan nyamuk demam berdarah di musim pancaroba?

Inilah Cara Mencegah Serangan Nyamuk Demam Berdarah di Musim Pancaroba

  1. Bersihkan lingkungan rumah dari genangan air

Demam berdarah merupakan penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Umumnya, nyamuk ini bersarang di genangan air yang ada di sekitar rumah. Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan lingkungan rumah dari genangan air.

Tidak melulu air keruh, nyamuk demam berdarah juga bisa bersarang pada genangan air bersih.  Untuk itu, sebaiknya jangan membiarkan adanya genangan air di sekitar rumah. Misalnya pada botol atau kaleng bekas yang menampung air hujan. Pastikan untuk menghindari adanya genangan air di sekitar rumah agar tidak menjadi tempat nyamuk untuk bersarang dan berkembangbiak.

  1. Kuras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya

Nyamuk Aedes aegypti tidak hanya bersarang di genangan air kotor saja. Nyamuk ini juga senang bersarang di air bersih seperti di bak mandi. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menguras bak mandi secara rutin. Selain bak mandi, Kamu juga perlu membersihkan tempat penampungan air lainnya seperti ember, tempat menampung air minum, penampung air lemari es, dll.

  1. Atur ventilasi dan cahaya dalam rumah

Perlu diketahui bahwa nyamuk suka bersembunyi di tempat yang gelap dan lembap. Untuk mengusir nyamuk yang bersarang di dalam rumah, aturlah ventilasi dan cahaya yang masuk ke dalam rumah. Jika setiap ruangan mendapatkan cahaya dan udara yang cukup, maka nyamuk menjadi tidak betah untuk bersarang di dalamnya. Jadi, pastikan setiap ruangan mendapatkan udara dan cahaya yang cukup agar tidak menjadi tempat persembunyian favorit bagi nyamuk.

  1. Hindari kebiasaan menumpuk barang atau menggantung pakaian

Tempat favorit lainnya bagi nyamuk untuk bersarang di dalam rumah adalah tumpukan barang dan gantungan pakaian. Ya, barang-barang yang menumpuk dan pakaian yang digantung di belakang pintu merupakan tempat favorit bagi nyamuk untuk bersembunyi. Oleh karena itu, hindari kebiasaan tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk.

  1. Gunakan kelambu saat tidur

Untuk mencegah serangan nyamuk saat tidur, Kamu bisa memanfaatkan kelambu. Ketika menggunakan kelambu, maka nyamuk akan sulit untuk mendekati kita. Dengan begitu, maka Kamu akan terhindar dari gigitan nyamuk selama tidur. Selain itu, waktu tidur juga akan semakin nyenyak karena tidak ada gangguan nyamuk yang menggigit.

  1. Taburkan bubuk larvasida

Jika ada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, maka sebaiknya taburkan bubuk larvasida untuk mencegah nyamuk berkembangbiak di tempat tersebut. Bubuk larvasida merupakan jenis pestisida yang berfungsi untuk membunuh larva atau serangga yang belum dewasa. Dengan menaburkan bubur larvasida, maka larva nyamuk yang ada di penampungan air bisa diberantas. Sehingga, larva tersebut tidak bisa berkembang menjadi nyamuk dewasa.

  1. Tanam tanaman pengusir nyamuk

Mengusir nyamuk secara alami bisa dilakukan dengan cara menanam beberapa jenis tanaman pengusir nyamuk. Nah, beberapa jenis tanaman yang dipercaya bisa mengusir nyamuk dari lingkungan rumah adalah serai, lavender, pappermint, kemangi, dan masih banyak lagi. Tangan tersebut mengeluarkan aroma dan zat yang dibenci nyamuk. Dengan begitu, maka nyamuk lebih memilih menghindar dari lingkungan yang terdapat tanaman pengusir nyamuk tersebut.

Beberapa hal di atas bisa Kamu lakukan untuk mencegah serangan nyamuk demam berdarah pada musim pancaroba. Selain menerapkan beberapa tips di atas, pastikan Kamu untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat agar imunitas tubuh selalu terjaga dan bisa terhindar dari penularan demam berdarah dari nyamuk Aedes aegypti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *